|
Members
|
PTIQ Random Image
|
|
|
Website Intro Halaman Utama |
|
AKTIFITAS |
Jakarta, 13/1/10. Hari Rabu, 13 Januari 2010 kemarin seharian Perpustakaan Institut PTIQ dipenuhi pengunjung. Mereka adalah siswa-siswi kelas XII Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Turus Pandeglang yang berjumlah 60 anak. Kunjungan ini, menurut guru pembimbing, Ust. Nasir, SQ adalah untuk mencari referensi dalam rangka tugas penulisan karya tulis. Sesuai pesan pengasuh, KH. Dadang Dahlani, para siswa diharapkan mengenal Perpustakaan Institut PTIQ yang banyak mengoleksi karya-karya ilmiah keislaman yang lama maupun kontemporer, terutama kitab-kitab turats (kitab kuning) yang langka. |
|
Read more...
|
| |
|
|
Berita Utama
|
|
PENGUMUMAN HASIL KELULUSAN STRATA DUA (S2) - PMB 2010-2011 |
|
Wednesday, 18 August 2010 |
|
PENGUMUMAN
Nomor : PTIQ/PMB/014/VIII/2010
Diberitahukan kepada seluruh peserta Ujian Masuk Institut PTIQ Jakarta Program Strata Dua (S-2) tahun Akademik 2010-2011 bahwa :
Berdasarkan hasil keputusan Rapat Panitia dan Pimpinan Institut PTIQ tanggal 16 Agustus 2010, tentang hasil pelaksanaan ujian tulis dan ujian lisan peserta ujian masuk Institut PTIQ Jakarta jenjang program Strata Dua (S-2), diputuskan bahwa para peserta Ujian Masuk Institut PTIQ Jakarta Tahun Akademik 2010-2011 yang dinyatakan LULUS adalah sebagaimana poin A terlampir, sedangkan pada poin B harus mengikuti Ujian Gelombang II. Lampiran : |
|
|
KHIDMAT DAN MERIAH : Hujan Lebat Guyur Ruwahan Nasional IKAPTIQ |
|
Wednesday, 18 August 2010 |
 JAKARTA - Acara Ruwahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan digelar Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (IKAPTIQ) Kamis (5/8) semalam. Acara yang diberi tajuk sebagai Ruwahan Nasional di tengah guyuran hujan lebat itu berlangsung khidmat dan meriah di pelataran Asrama Mahasiswa PTIQ, Jl. Batan I/2 Pasar Jum’at, Jakarta Selatan. Ruwahan diisi dengan pembacaan tahlil, sholawat dan haflah Al-Qur’an. Pada saat itu dilepas pula Tim Da’I (20 orang) Institut PTIQ yang akan berdakwah di daerah tertinggal selama bulan Ramadhan. Selain itu, IKAPTIQ juga akan menggelar serangkaian acara keagamaan seperti Lailatul Qiroah selama Bulan Suci Ramadhan yang akan dikonsentrasikan di sejumlah masjid agung di wilayah Ibukota Jakarta. |
|
Read more...
|
|
|
INFORMASI PMB THN AK. 2010-2011 |
|
Saturday, 14 August 2010 |
|
PENGUMUMAN Nomor : PTIQ/PMB/013/VIII/2010 Diberitahukan kepada seluruh calon mahasiswa baru S1 dan S2 tahun akademik 2010-2011 bahwa : 1.Pengumuman Kelulusan S2 tanggal, 20 Agustus 2010 2.Penutupan Penerimaan Mahasiswa Baru 2010-2011 S1 & S2 Gelombang II, tanggal, 18 September 2010 3.Tes Ujian Masuk Penerimaan Mahasiswa Baru 2010-2011 S1 & S2 Gelombang II, tanggal, 20-22 September 2010 4.Masa Ta'aruf Mahasiswa (MASTAMA) tanggal, 1-3 Oktober 2010 |
|
Read more...
|
|
|
PENGUMUMAN HASIL KELULUSAN UJIAN MASUK PTIQ 2010-2011 |
|
Friday, 06 August 2010 |
|
Hasil Keputusan Rapat Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pimpinan Institut PTIQ Jakarta. Tentang Kelulusan Peserta Ujian Masuk Institut PTIQ Jakarta Tahun Akademik 2010 – 2011. Jenjang Program Studi Sarjana Strata Satu ( S.1 ) dinyatakan Lulus ,Tidak Lulus, Fakultas Pilihan dan Program Tahfizh. sebagaimana terlampir berikut. |
|
Read more...
|
|
|
PTIQ SEBAGAI INSTITUSI KAJIAN AL-QUR’AN TERKEMUKA |
|
Saturday, 24 July 2010 |
 (Jkrt/7/10) Institut PTIQ Jakarta kini semakin memantapkan langkah. Setelah melaksanakan Sidang Senat yang menetapkan arah kebijakan program dan memilih Rektor dan Purek baru, bulan April lalu dilakukan Pelantikan Rektor, Purek dan Dekan. Pada tanggal 13 - 14 Juli 2010 Institut PTIQ Jakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) bertempat di Syahida Inn Jakarta. Rapat kerja dengan tema “Transformasi PTIQ sebagai Institusi Kajian al-Qur’an Terkemuka“ ini diikuti oleh 50 orang terdiri dari Para Pimpinan, Yayasan, Dewan Kurator, Dekan, Kepala Lembaga, Biro, dan Dosen serta alumni. Beberapa kebijakan di bidang akademik, administrasi keuangan, kemahasiswaan dan kerjasama antar lembaga dibahas dalam Rapat Kerja tersebut. Di antaranya Pengembangan paradigma akademik baru yang mampu mengantisipasi perubahan global yang terjadi, penguatan kelembagaan (institutional empowering) dan perluasan jaringan. |
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
| | Results 1 - 11 of 38 | |
|
.::
|
|
ARTIKEL |
|
http://www.koran.republika.co.id/halaman/174 Selasa, 13 April 2010 pukul 07:59:00
JAKARTA -- Nasaruddin Umar dilantik sebagai rektor Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) di Jakarta, Senin (12/4), untuk masa jabatan 2010 hingga 2013. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Pendiri Yayasan Pendidikan Alquran, Pontjo Soetowo. Hadir pula dalam pelantikan tersebut adalah mantan menteri agama, Maftuh Basyuni, yang merupakan salah satu dewan penyantun. Dalam pidato saat pelantikan, Nasaruddin mengungkapkan, PTIQ memiliki sejumlah peluang yang bisa diraih. Menurut dia, PTIQ bisa menemukan celah keuntungan dari tiga model perguruan tinggi yang selama ini berkembang.
|
|
Read more...
|
|
(Menyapa Alumni Institut PTIQ Jakarta) Beberapa waktu lalu ketika Penulis menjadi Ketua Kafilah Indonesia pada Musabaqah Al-Qur’an Internasional di Aljazair, suatu hal tak terduga bertemu salah seorang alumni PTIQ yang telah lama menjadi staf KBRI di Alger ibukota Republik Sosialis Demokratik Aljazair. Begitu pula ketika ke Riyadh, ibukota Kerajaan Saudi Arabia, juga bertemu salah seorang staf kedutaan yang dulu menjadi mahasiswa PTIQ Jakarta angkatan tahun 1976, Marito “Ridlo” Lidinillah. Di bulan Februari dan Maret 2010, perjalanan lanjut ke Madinah, tak dinyana pula beberapa orang eks mahasiswa PTIQ yang sedang mengambil studi lanjutan di beberapa universitas di Madina menyambangi hotel tempat Penulis menginap. Kami menikmati diskusi selama dua malam berturut-turut tentang berbagai hal, sambil mereka menghadiahkan beberapa buku terbitan baru di Tanah Haram. (Dua mahasiswa di Jami’ah Madinah mengapit Penulis). Gbr. Dua Mahasiswa Jami'ah Madinah (eks PTIQ) mengapit Penulis |
|
Read more...
|
|
Oleh Khaeron Sirin Setelah 13 tahun Nabi Saw membangun landasan tauhid sebagai dasar tatanan masyarakat di Mekah, Allah Swt memberinya petunjuk untuk hijrah ke Yatsrib (Madinah). Di sanalah, Nabi Saw beserta kelompok-kelompok masyarakat secara konkret meletakkan dasar-dasar masyarakat madani dengan merumuskan ketentuan hidup bersama, yaitu Mitsaq al-Madinah (Piagam Madinah), sebagai upaya membangun sebuah komunitas negara-kota yang beradab (al-Madinah al-Munawarah), sebagai lawan terhadap masyarakat jahiliah di Mekah. Dalam piagam itu, umat manusia untuk pertama kalinya diperkenalkan wawasan kebebasan, pluralisme dan toleransi serta keadilan. |
|
Read more...
|
|
|
|
|